MAHASISWA UNPAM LAKSANAKAN DI DESA KERTASANA: PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR
Published on: 3 Agu 2025

Pengabdian, Mahasiswa
Kertasana, Bojonegara – 2 Agustus 2025
Mahasiswa Program Studi Biologi Universitas
Pamulang Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) satu
hari di Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada Sabtu, 2
Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang
sebagai Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan.”
PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi
kepada masyarakat mengenai cara mengolah limbah rumah tangga, khususnya kulit
pisang, menjadi pupuk organik cair (POC) yang dapat digunakan untuk pertanian
skala rumahan maupun kebun kecil.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa
memperkenalkan secara langsung proses pembuatan POC, mulai dari pengumpulan
limbah kulit pisang, pencacahan, pencampuran dengan bahan fermentasi, hingga
proses penyimpanan dalam wadah tertutup. Warga setempat sangat antusias
mengikuti praktik pembuatan pupuk organik cair ini karena bahan-bahan yang
digunakan mudah didapat dan ramah lingkungan.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan
ini adalah Putri Meliyaningsih, Afina Nazmafauziah, Rafael, Renjiro Haris, Haya
Farras, dan Devina. Mereka berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa
Kertasana bisa memanfaatkan limbah organik secara lebih produktif dan
berkelanjutan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah seperti
kulit pisang bisa memiliki nilai tambah jika diolah dengan benar. Selain ramah
lingkungan, pupuk ini juga aman untuk tanaman dan mudah dibuat oleh masyarakat,
Harapan kami kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli
terhadap pengelolaan sampah organik sekaligus meningkatkan hasil pertanian
dengan pupuk alami buatan sendiri,”
Masyarakat setempat menyambut kegiatan ini
dengan antusias. Banyak warga yang ikut serta dalam praktik langsung dan
menyatakan ketertarikannya untuk mencoba membuat pupuk serupa di rumah
masing-masing.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
Universitas Pamulang dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya
dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan semacam ini,
mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus, tetapi
juga turut serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas
lingkungan dan ekonomi masyarakat desa.




