KAIL TALKS 2: Perempuan dalam Dunia Sains

Masih dalam rangka peringatan Hari Perempuan Sedunia, Kail Talks kembali mengadakan agenda talkshow interaktif yang mengangkat tema Kontribusi Perempuan dalam Dunia Sains (Contribution of Women in Science). Dipandu dan dimoderatori oleh Bapak Gema Ikrar M, S.Si., M.Si, dosen program studi biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pamulang, Kail Talks kali ini menghadirkan dua narasumber perempuan hebat dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Selasa (19/3/2024).

Narasumber pertama yaitu Ibu Desy aryani, S.Si., M.Si, seorang akademisi dan peneliti dari Program Studi Ilmu Kelautan (sebelumnya program studi perikanan), Fakultas Pertanian UNTIRTA, Banten. Beliau yang juga sebagai Kepala Laboratorium Bioteknologi Kelautan Fakultas Pertanian UNTIRTA, memiliki konsentrasi di bidang ilmu manajemen sumberdaya perairan bercerita banyak mengenai apa saja yang sudah ditelitinya selama ini. Diantaranya tentang pencemaran air, kualitas air, dan mikroplastik. Salah satu kajian yang menjadi peta penelitian beliau saat ini adalah tentang kajian mikroplastik yang memiliki dampak sangat berbahaya terhadap fisiologis dan mengganggu berbagai sistem tubuh. Dalam kesempatan ini juga dipaparkan bahwa saat ini mikroplastik bahkan telah menjadi bagian yang lebih kecil lagi menjadi nanoplastik, dan mikroplastik atau nanoplastik ini dapat terakumulasi dalam tubuh melalui rantai makanan, dimana dari salah satu hasil penelitian beliau beberapa ikan yang dijual di salah satu pasar di kota Serang, Banten, telah terkontaminasi oleh mikroplastik.

Ibu Desy Aryani, S.Si., M.Si berbagi pengalaman nya sebagai akademisi dan peneliti
Ibu Desy Aryani, S.Si., M.Si berbagi pengalaman nya sebagai akademisi dan peneliti Prodi Kelautan Fakultas Pertanian UNTIRTA

Ibu Desy aryani atau lebih akrab disapa Ibu Desy juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk dapat fokus pada bidang-bidang biologi yang digemari. Termasuk pada penelitian yang akan dipilih nantinya. Seperti yang bu Desy lakukan, kegemarannya pada dunia perairan membawanya ikut serta mendalami dan memberikan sumbangsih yang maksimal di dunia Pendidikan dan penelitian di bidang ini.

Tak kalah hebat, narasumber kedua Ibu Pratiwi Lestari, S.Si., M.Si, peneliti biologi laut dari BRIN juga ikut serta membagikan pengelamannya selama ini menjadi peneliti di bidang kelautan. Hal yang menarik di sampaikan bahwa selama menjadi peneliti tak jarang dia mendapati minimnya keterlibatan Perempuan di tempatnya sekarang. Beliau menceritakan bagaimana ia terjun ke lapangan, ikut berlayar bersama rekan peneliti lain sesama perempuan dan berkerjasama dengan berbagai instansi lain dalam penelitiannya. Salah satu yang beliau teliti diantaranya menghitung stok ikan yang ada di Indonesia hingga terlibat sebagai saksi ahli dalam membuktikan kejahatan illegal fishing serta meneliti DNA ikan yang dapat menjadi bukti atau jejak kegiatan illegal fishing, seperti pada cerita-cerita detektif dalam rangka mengungkap sebuah kejahatan di laut Indonesia.

Ibu Pratiwi Lestari, S.Si., M.Si membagikan cerita dan pengalamannya sebagai peneliti BRIN
Ibu Pratiwi Lestari, S.Si., M.Si membagikan cerita dan pengalamannya sebagai peneliti BRIN

Tidak sedikit juga tantangan yang dihadapi sebagai perempuan, dimana beliau juga berperan sebagai seorang istri dan ibu di rumah, dengan tetap melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Salah satu kunci untuk menyeimbangkan kewajiban dan tanggung jawab beliau adalah menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga, sehingga beliau sangat didukung oleh keluarganya. Ibu Pratiwi juga menyampaikan bahwa biologi laut (marine biology) memang menjadi bidang yang disenangi sejak di bangku kuliah, karenanya beliau dengan ‘mantap’ memilih berkarir dan fokus menekuni bidang biologi laut dan akan menjadi perjalanan karirnya sampai pensiun. Ibu Pratiwi juga memberikan tips dan motivasi kepada peserta untuk menekuni bidang yang disenangi, terus mengembangkan diri dengan ilmu, dan memperluas jejaring, pungkasnya.

Audiens yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan masyarakat umum ikut merasakan antusias pada talkshow kali ini. Talkshow berlangsung selama dua jam secara daring via ZOOM. Peserta yang hadir aktif dalam sesi diskusi dengan melemparkan pertanyaan mengenai pengalaman-pengalaman narasumber di bidang penelitian. Mahasiswa juga diberikan wawasan mengenai marine biology dari sudut pandang seorang akademisi serta dari sudut pandang peneliti. Hal yang sangat menarik untuk diketahui mahasiswa dan tidak didapatkan dalam kelas. Diakhir diskusi semua peserta yang hadir sepakat bahwa dari ibu yang cerdas akan menghasilkan generasi yang cerdas pula, karenanya penting bagi perempuan untuk terus mengupdate dirinya dengan ilmu pengetahuan. Kail talks part dua ditutup dengan foto Bersama dan pemberian cinderamata dari prodi Biologi UNPAM kepada para narasumber.

Sesi Foto Bersama

Simak paparan lengkapnya dalam rekaman video KAIL TALKS 2: Contribution of Women in Science berikut ini: